Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2019

Lembah di Arab Saudi

Gambar
Sebagian besar wilayah Arab Saudi berupa gurun pasir. Beriklim panas terik dan tak banyak angin yang berhembus. Hampir tidak ada sungai atau danau permanen di negeri ini kecuali wadi. Wadi adalah daerah bekas sungai yang mengering. Wadi akan teraliri air jika ada hujan yang turun. Keberadaan wadi ini tak pernah bertahan lama. Tetapi di bagian barat daya Jazirah Arab, ada sebuah lembah indah yang tak pernah kering. Dialiri air sepanjang masa tanpa menunggu hujan. Namanya lembah Yiba yang berada di wilayah Tihamah. Dalam bahasa Arab, asal kata  Tihamah  adalah  at-taham  yang artinya  sangat panas,  dan  tenang alias tidak ada angin. Maka di Jazirah Arab, keberadaan Lembah Yiba amatlah penting. Lembah ini terbentuk dari Pegunungan Shomran dan Balgran dan mengalir dekat pusat al Quoz, selatan Provinsi Qunfudah dari wilayah Mekah. Penduduk setempat memanfaatkan Lembah Yiba untuk menunjang peternakan. Karena di lembah sepanjang 140 kilomet...

Alasan Negara Arab Saudi disebut Negara Petro Dollar

Gambar
infoArabSaudi.blogspot.com Negara petro dollar adalah sebutan untuk negara Brunei Darussalam untuk di Asia Tenggara. Juga untuk Arab Saudi dalam skala yang skala yang lebih luas atau internasional. Apa artinya? Dari analisa berberita.com, istilah petrodollar diambil dari dua kata, yaitu petro dan dollar. Petro berasal dari kata petroleum, dalam bahasa Indonesia adalah minyak bumi. Dollar adalah mata uang, biasanya merujuk pada mata uang dollar Amerika Serikat atau disingkat USD. Jadi, negara petro dollar artinya adalah negara yang menerima pendapatan dolar dari penjualan minyak ke negara lain. Negara ini sudah lama dikenal dunia sebagai penghasil minyak bumi paling besar, sehingga juga mendapatkan julukan negeri petro dolar. Minyak bumi adalah sumber daya alam yang tidak terbaharukan, sehingga sempat menjadi isu yang menjadi latar belakang peperangan dunia. Keberadaannya menjadi konon kabarnya menjadi pemicu konflik antarnegara, hingga fenomena Arab Spring yang terus bergejolak...

Beberapa Daratan di Arab Saudi Menghijau

Gambar
Arab Saudi memiliki berbagai pesona menakjubkan untuk dikunjungi wisatawan. Bagaimana tidak pasalnya di sana lah tanah suci umat Islam berada, jadi wajar banyak penduduk di seluruh dunia ingin mengunjunginya. Bisa dibilang niatan ibadah mendekatkan diri ke Tuhan Yang Maha Esa sekalian berlibur di sana. Bicara soal Arab, umumnya negara ini terkenal panas dan tandus, hampir jarang tanaman ditemui. Namun siapa sangka akhir-akhir ini banyak artikel atau video di dunia maya yang menyebutkan kalau juga ada tempat hijau di sana. Sebuah daratan hijau di Saudi bagian selatan Jika umumnya kita mengenal Arab Saudi sebagai suatu tempat yang lekat dengan padang pasir, namun akan berbeda jika berada di bagian selatan daerahnya. Tepatnya di desa  Al-Majmal, yang nampak adalah bagian hijau yang tak kalah dengan pemandangan yang ada di Indonesia. Tanaman penghasil pangan serta rumput-rumput hijau menghiasi tempat tersebut sehingga sering disebut sebagai ‘permata’ oleh orang sana. Dilansir...

Pidato Singkat Raja Arab Saudi

Gambar
Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al Saud, berjanji bahwa semua tindak kejahatan akan ditindak. Raja Salman menyampaikan hal itu dalam pidato di Majelis Permusyawaratan Arab Saudi atau juga dikenal sebagai Dewan Syura pada Senin kemarin (19/11). "Kerajaan ini didirikan berdasarkan sistem Islam yang menjunjung tinggi keadilan dan segala upaya yang ditempuh oleh lembaga peradilan dan penuntut untuk mengawal bangsa ini dan memikul tanggung jawab," jelas Raja Salman. "Kami menekankan bahwa negara ini tidak akan pernah mengingkari kewajiban untuk memenuhi syariah Islam." §   Pembunuhan Jamal Khashoggi: 'Isi rekaman suara sangat bengis, keji dan mengerikan' §   AS 'belum ambil keputusan' soal pembunuhan Khashoggi §   Pembunuhan Khashoggi: 'Bukan diperintahkan oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman' Namun raja sama sekali tidak menyinggung soal pembunuhan wartawan veteran, Jamal Khashoggi, meskipun Arab Saudi mendapat tekanan bes...

Berdirinya Arab Saudi

Gambar
Abdul Aziz al Sa’ud adalah putra dari Abdurrahman, pemimpin terakhir dinasti Saud II. Ia lahir pada 1880 di Riyadh, ketika gejolak perang saudara sedang mengguncang dinasti keluarganya. Ia menyaksikan bagaimana paman-paman dan ayahnya berebut tahta yang akhirnya menyebabkan kehancuran seluruh imperium itu. Pada waktu dinasti Saud II runtuh, dikalahkan oleh klan Rashidi, dia ikut melarikan diri bersama ayahnya ke Kuwait. Tidak pasti apa yang dipersiapkannya di Kuwait. Namun sejarah mencatat kisah heroik Abdul Aziz bersama 40 pengikutnya menaklukkan Riyadh. Pada bulan Desember 1901, Abdul Aziz yang pada waktu itu masih berusia 21-22 tahun, berangkat meninggakan Kuwait menuju Riyadh bersama 40 orang pilihannya. Pada tanggal 15 Januari 1902 ia bersama pengikutnya berhasil menaklukkan benteng Masmak, [1]  yang merupakan jantung kekuasaan klan Rashidi di Riyadh. Setelah ia berhasil menaklukkan benteng ini, praktis ia menjadi penguasa Riyadh. Menariknya, kedatangannya disambut suka cit...